se-tegar dan sekuat apa pun seorang perempuan, dia tetap saja seorang perempuan yang akan menangis ketika di sakiti, ketika melihat orang yang ia sayang bersedih, ketika hati nya terluka, ketika tidak ada lagi tumpahan tempat untuk bercerita segala suka dan duka nya. perempuan tetap lah perempuan yang lembut hati nya.
perempuan menangis bukan karna manja, bukan karna cengeng, dan bukan karna lemah. tapi karna memang di ciptakan menjadi makhluk yang lembut dan penuh kasih sayang, hingga di titipkan lah kehidupan selanjutnya dalam rahim nya.
seorang guru pernah berkata "menangis lah jika bersedih, menangis lah jika berduka, menangis lah sekuat tenaga di saat segala beban di hati berat dirasa, karna menangis lah yang membuktikan kita masih punya hati sebagai manusia"
adakah alasan agar perempuan jadi setegar karang hati nya? sekeras batu sikap nya?